Ampah-Kalteng. Meskipun hujan terus mengguyur, umat memenuhi gereja St. Petrus dan Paulus Ampah, Kalteng untuk mengikuti Perayaan Ekaristi. Suasana Perayaan Ekaristi Minggu, (1/3/2020) lain dari biasanya. Enam imam berpakaian liturgi Ungu didampingi para petugas liturgi, melangkah maju ke depan altar.

Baca Juga : Pesan Pra Paskah 2020 dari Paus Fransiskus

Bertepatan dengan Minggu Prapaskah I, diadakan pula acara pelantikan dan serah terima jabatan Pastor Paroki Ampah dari Pastor Krispinus Andi Hasti, MSF kepada Pastor Paulus Emanuel Fay, MSF.

Secara simbolik serah terima tugas sebagai Pastor Paroki St. Petrus dan Paulus Ampah dari P. Andi Hasti MSF ke P. Paulus Emanuel Fay MSF disaksikan oleh P. Joseph P. Mudaj MSF, mewakili Uskup Palangkaraya.

“Saya kira, cuaca pagi ini mewakili perasaan kita saat ini. Pertama, kita memasuki Minggu Prapaskah I dimana tobat dan penyesalan mewarnai diri kita. Kedua, ini adalah hujan berkat karena Tuhan mengutus Pastor Fay di Paroki ini. Ketiga, hujan kesedihan karena Pastor Andi akan meninggalkan umat Ampah,” demkian kata Pastor Yoseph Pati Mudaj, MSF dalam pengantar Misa.

Baca Juga : Surat Gembala Pra Paskah 2020 Uskup Keuskupan Agung Samarinda

Mewakili Uskup Palangka Raya, P. Yoseph memimpin perayaan Misa dan upacara pelantikan. Hadir pula dalam perayaan ini, Pastor Al. Darmakusuma, MSF selaku wakil Dewan Pimpinan Propinsi MSF Kalimantan, Pastor A. Garinsingan, MSF, Direktur Studio Musik dan Rumah Retret MSF Urup-Ampah dan Pastor Aristyo, Direktur PLP Ampah.

“Datang dan pergi. Bertemu dan berpisah adalah dinamika dalam tugas perutusan imam. Terima kasih kepada Pastor Andi atas tugas penggembalaannya selama ini. Selamat bertugas di tempat yang baru. Selamat datang di Keuskupan Palangka Raya kepada Pastor Fay,” ungkap Pastor Yoseph, mewakili Uskup Palangka Raya.

P. Darmo MSF, Asisten IV DPP MSF Kalimantan sedang menandatangani dokumen serah terima tugas pastor paroki St. Petrus dan Paulus,Ampah

Mewakili Depimprop MSF Kalimantan, Pastor Darmo MSF mengucapkan terima kasih kepada Keuskupan atas penerimaan dan kesempatan yang diberikan kepada Pastor Andi dan Pastor Fay.

“Pergantian siang dan malam adalah permainan hari. Pertemuan dan perpisahan adalah permainan hidup,” ungkapnya meneguhkan umat dan kedua pastor yang berpisah sambut ini.

Asisten IV Propinsial ini juga mengucapkan terima kasih atas pelayanan Pastor Andi, juga dukungan dan perhatian umat terhadap para Pastor di Paroki Ampah.

Tongkat Estafet

Dalam ungkapan hatinya, Pastor Andi menyatakan bahwa ia tak kuasa menolak tugas perutusan dari pimpinan, sekalipun baru bertugas di Paroki ini Ampah.

Sebagai misionaris, lanjutnya, kapan dan di manapun diutus, harus tetap siap. Waktu dua setengah tahun bersama umat di Ampah dirasakannya begitu singkat dan cepat. Ia bahagia berada di Ampah. Ada program paroki yang sedang dimulai. Tapi dia berharap, Pastor Paroki baru yang memegang tongkat estafet akan melanjutkan.

“Saya membongkar dan Pastor Fay akan memasang. Saya merombak dan Pastor Fay akan membangun,” katanya mengenai program pembangunan.

Paroki Ampah memang dalam proses perencanaan untuk membangun gedung gereja yang baru. Pastor Andi bersama umat telah meratakan dan menimbun lokasi pembangunan gedung gereja tersebut. Namun ia harus pindah tugas. Maka rencana selanjutnya diserahkan kepada penerusnya.

Datang kembali ke Paroki Ampah sebagai seorang Pastor Paroki, Pastor Fay bukan wajah asing bagi sebagian umat Paroki Ampah. Tahun 2012, ia menjalankan Tahun Orientasi Pastoral di paroki ini. Bedanya, dulu dia duduk di bangku umat, sekarang duduk di Panti imam.

“Saya memohon kerja sama dan dukungan dari seluruh umat untuk memasang apa yang dibongkar dan membangun apa yang dimulai oleh Pastor Andi,” ajak Pastor Paroki Ampah ini.

Pisah Sambut di Tering

Pada hari yang sama, pisah sambut juga terjadi di Paroki Keluarga Suci Tering yaitu antara Pastor Hardianus Usat MSF, pastor paroki yang lama dengan Pastor Daniel Rusen MSF, Pastor Paroki Tering yang baru.

Perayaan ekaristi dipimpin oleh Pastor Kasmir Agung MSF, mewakili Uskup Agung Samarinda yang tidak bisa hadir dan disaksikan oleh Pastor Petrus Prilion, Asisten III Dewan Propinsi MSF Kalimantan.

“Salah satu unsur hidup para imam dan religius adalah ketaatan kepada para pemimpin, karena itu kami para imam kapan saja dan kemana saja harus siap diutus” kata Pastor Kasmir MSF dalam sambutannya.

“Para pastor tidak akan maksimal melayani jika tidak ada dukungan umat. Karena itu umat yang bersemangat, rela berkorban dan terlibat dalam kegiatan gereja, menentukan perkembangan dan semangat kehidupan iman dalam menggereja. Apalagi paroki Tering merupakan paroki yang bersejarah, maka perlu mengeluarkan energi semangat baik umat maupun pastornya” ungkap Pastor Prilion.

Hadir juga dalam perayaan ini Pastor Tarsy Asmat MSF sebagai perwakilan dari Unio MSF Sendawar. Setelah misa, acara pisah sambut dilanjutkan makan bersama dengan seluruh umat Paroki Keluarga Suci Tering.

Selamat menjalani perutusan baru Pastor Andi Hasti MSF, Pastor Hardianus Usat MSF, Pastor Paulus Emanuel Fay MSF dan Pastor Daniel Rusen MSF. Pater Berthier, Bunda Maria La Salette dan Keluarga Kudus menyertai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here