Pada tanggal 2 April 2019 pukul 19.10 waktu Indonesia tengah, Pastor Gabriel Aloysius Bong Nyangun MSF meninggal dunia. 

Pastor Bong MSF sudah lama menderita stroke. Pada akhir bulan Januari 2019 yang lalu, keputusan medis dan atas persetujuan DPP MSF Kalimantan memutuskan memasang alat pemacu jantung untuk membantu kesehatan beliau. 

Setelah berbagai usaha dan dukungan doa untuk kesehatan beliau, Tuhan rupanya memanggil imamnya ini dari tengah umatnya. Berikut ini biografi P. Bong MSF

Riwayat Panggilan

Pater G. A Bong MSF atau sering dipanggil P. Bong MSF lahir di Batu Urah, 19 Desember 1938. Ia adalah sulung dari 3 bersaudara, buah hati pasangan Bapak Tarsisius Nyangun dan ibu Yuliana Tipung.

Sejak kecil P. Bong nampak semangatnya menjadi seorang misionaris.  Ia sering berpindah-pindah sekolah sejak SR atau SD.  Sekolah Rakyat (SR) Long Apari (1951-1952), SR Long Lunuk (1952), SR Long Pahangai (1952-1953) dan SR Tering (1954-1955).

Setelah tamat SR, ia melanjutkan SMP dan SMA di Seminari. Mulanya ia masuk Seminari St Yosef Sanga-Sanga (1956), kemudian menyelesaikan pendidikannya di Seminari Menengah Nyarungkop Kalimantan Barat (1957-1963).

Setelah tamat dari seminari menengah, ia tertarik bergabung dengan Kongregasi Para Misionaris Keluarga Kudus (MSF). Pater Bong pernah bercerita, ketertarikan awal ia menjadi seorang misionaris ialah ketika ia bertemu dengan Alm. Mgr. Husin, MSF (waktu itu masih frater Husin)  berlibur ke kampungnya di Kutai Barat. Ia tertarik dengan jubah dan figur Alm. Mgr Husin.

Setelah di terima di MSF,  ia menjalankan masa Novisiat  di Ungaran, 8 September 1963.  Kaul pertama juga di Ungaran, 8 September 1964.

Usai menjalani masa Novisiat ia meneruskan pendidikan imamatnya di fakultas Filsafat dan Teologi Kentungan di Yogyakarta (1964 – 1970). Setelah itu,
Ia mengikrarkan Kaul Kekal di Yogyakarta, 8 September 1968. Lalu Tahbisan Imam diterimanya di Samarinda, 24 Januari 1971 dari Mgr Jacobus Romeijn MSF, Uskup Samarinda. Kala itu motto tahbisannya ialah “Bagi semua orang, aku telah menjadi segala-galanya” (1Kor 9:22).

Sebagai imam muda yang energik dan idealis ia kemudian ditugaskan oleh Propinsi MSF untuk mengikuti Kursus Pastoral Sosiologi pada Asian Social Institute di Manila, Filipina (1976 – 1978).

Karya-karyanya

Dengan bekal pendidikan demikian,  Pastor Bong mendapat perutusan dari kongregasinya yaitu: 

  • menjadi Pastor Rekan Paroki St. Maria Pembantu Senantiasa Katedral Samarinda, merangkap sebagai Guru Agama siswa-siswi SPK RSU Samarinda (1971). 
  • Pastor Paroki Keluarga Suci Tering (1971 – 1976)
  • Pastor Paroki Keluarga Suci Tering, melayani umat di Apo Kayan (perbatasan Indonesia – Malaysia) serta Muara Wahau dan Long Bentuk, daerah Modang (1978 – 1980)
  • Ekonom Keuskupan Samarinda (1980 – 1992)
  • Administrator (9 Mei 1992 – 1993)
  • Pastor Paroki St. Lukas Temindung (1994 – 1998) merangkap Ketua Komisi PSE Keuskupan Samarinda

Sejak tahun 1998, P. Bong, MSF pensiun dan tinggal di Wisma Keuskupan Agung Samarinda. Ia kemudian menderita stroke belasan tahun lamanya sampai tiba saatnya ia dipanggil Tuhan pada Selasa 2 April 2019 kemarin.

Perhatian dari Keuskupan Agung Samarinda sangat maksimal untuk beliau.  Selama sakit beliau dirawat di RS. Dirgahayu Samarinda. Begitu juga dari para perawat, para suster MASF yang merawat beliau sampai ia meninggal. 

Kesan hidup

Romo Sam Anyeq Pr mengutarakan kesaksiaanya terhadap figur P. Bong MSF. “Beliau seorang pekerja keras, tertib dan disiplin. Ia juga merupakan Pioner dan tokoh pembangunan ekonomi masyarakat melalui komisi PSE KASRI tahun 198O-an. 
Pater Bong MSF dikenal,  sangat peduli terhadap nasib umat terpencil di wilayah perbatasan (Apo Kayan). Kesan yang serupa juga diutarakan oleh P. Habing Pr. 

Menurut Pastor Yan Olla Pr yang pernah bertugas bersama Pastor Bong di Keuskupan, Pastor Bong adalah sosok humoris. Ia terkesan jutek dan cuek, tapi ia pandai berhumor. Celetukannya juga kritis. 

Pastor Bong pernah menyatakan bahwa ia memang sangat peduli pada Keuskupan sampai lupa bahwa ia seorang MSF. Selamat Jalan Pater G. A. Bong Nyangun MSF. Selamat berjumpa dengan para kudus di surga. 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here