Landasan Ulin,  Banjarbaru-Meskipun di tengah Pandemi Covid 19, kegembiraan umat Katolik di Landasan Ulin, tidak surut. Hari ini (20/9/20), Paroki mereka diresmikan. Pada saat yang sama Dewan Pastoral  Paroki (DPP)nya  juga dilantik oleh Mgr. Petrus Bodeng Timang, Uskup Keuskupan Banjarmasin. 

Paroki baru di Keuskupan Banjarmasin ini  mengambil nama pelindung Parokinya St.  Yohanes Pemandi. 

Kanan-kiri : P. Agus Doni MSF (Provinsial), P. Ignas MSF, Mgr Petrus, P. Petrus MSF

Mgr. Petrus memimpin misa peresmian sekaligus pelantikan DPP paroki baru ini. Sekitar 60 umat mengikuti misa secara langsung di Gereja dengan tetap patuh pada protokol misa new normal, untuk mencegah Covid 19. Umat yang lain mengikutinya secara live streaming.

Hadir juga Propinsial MSF Provinsi Kalimantan, P. Agustinus Doni Tupen MSF. Selain itu tokoh-tokoh agama disekitarnya, perwakilan dari Instansi Pemerintah, Polisi dan TNI juga turut diundang untuk menyaksikan.

Perwakilan dari Tokoh agama, pemerintah, polisi dan tni foto bersama dengan Mgr Petrus dan Pastor Petrus, msf.

Dalam sambutannya, Mgr Petrus menegaskan bahwa pemekaran paroki ini agar pelayanan Gereja semakin terjangkau luas. Sebab kegiatan Gereja tidak hanya seputar perayaan tetapi menjangkau pasar. Artinya pelayanan Gereja menjangkau semua orang, karena Allah itu baik kepada semua orang tanpa sekat dan batas agama atau golongan, Deus caritas est, seperti motto episkopal Mgr. Petrus sendiri. 

Paroki Landasan ulin merupakan pemekaran dari Paroki Bunda Maria Banjarbaru. Surat Keputusan penetapannya sebagai paroki, sudah beberapa bulan yang lalu. Sejak saat itu, Pastor Kepala Paroki pertamanya adalah P. Ignas Tari MSF.

Bulan Juli yang lalu P. Ignas dipindahkan ke Paroki Bunda Maria Banjarbaru, menggantikan P. Gebby Maing MSF. Kini di Paroki Baru ini, Pastor kepala Parokinya adalah P. Petrus Ping Poto MSF.

P. Piter menyampaikan kepada musafirmsf.com, “jumlah lingkungan di Paroki baru ini ada 7 lingkungan. Sedangjan jumlah umatnya sekitar 660 jiwa”. Uniknya lagi, Gereja Paroki baru ini didirikan di Kompleks TNI AU. 

“Sebagai paroki transit, karena berada di kawasan Bandara Sjamsudin Noor, Kalsel, mobilitas umat di Paroki ini sangat tinggi, sehingga pendataan umat tidak gampang. Tetapi hampir semua umatnya adalah keluarga muda dengan usia produktif, itulah potensi di paroki ini,  kata P. Ignas Tari, MSF lewat pesan whatsapp ke portal ini. 

Profisiat dan Selamat atas peresmian Paroki Yohanes Pemandi, Landasan ulin dan pelantikan DPPnya. Allah adalah Kasih (Deus Caritas est).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here