Umat Katolik tidak asing dengan doa Rosario. Setiap tahun, umat diberi waktu khusus selama dua bulan (Mei dan Oktober) untuk berdoa Rosario. Biasanya umat berdoa bersama-sama secara bergiliran dari rumah ke rumah. Bahkan doa ini dapat dilakukan kapan dan di mana pun karena doa ini sangat sederhana tetapi menyentuh unsur ‘rasa iman’. Berikut ini alasan mengapa orang katolik berdoa Rosario.

Doa Rosario mengandung kekuatan supernatural yang dapat mengusir kuasa kegelapan. Karena doa ini mengantar kita pada persatuan dengan Tuhan dan kuasa Tuhan akan selalu mengalahkan kuasa jahat.

Doa Rosario menjangkau lubuk hati terdalam dan menciptakan ketenangan bagi pikiran, hati dan jiwa. Hidup menjadi lebih damai, bahkan ketika masalah hidup tidak pernah berdamai dengan kita.

Doa Rosario adalah doa bersama Bunda Maria untuk merenungkan hidup, wafat dan kebangkitan Yesus. Bersama Bunda Maria kita belajar untuk melihat sesuatu dengan mata iman, merenungkan maknanya bagi hidup dan menyerahan diri kepada Tuhan, ‘Aku ini hamba Tuhan.’

Doa Rosario adalah cara yang luar biasa untuk hening dan menikmati keindahan hidup. Kita bisa melihat diri dan apa yang kita perbuat. Keheningan doa ini juga dapat mengantar diri kita pada hadirat Tuhan.

Doa Rosario selalu membawa hal baru dan segar serta membangun hubungan yang mendalam dengan Tuhan. Dengan berdoa Rosario kita membuka diri agar Tuhan berbicara dengan kita. Tuhan tahu apa yang kita butuhkan dan Ia memberikan apa yang memang kita butuhkan.

Doa Rosario membangun kesadaran diri. Kita akan semakin menyadari apa yang terjadi di dalam maupun di luar diri kita. Kesadaran membuat kita bisa melihat sesuatu sebagaimana adanya.

Doa Rosario membantu kita untuk menyembuhkan masa lalu, kecemasan yang beku dan jiwa yang layu. Karena setiap kali kita berdoa, Yesus menyambut kita dalam hidup-Nya dan kita menerima Yesus dalam hidup kita.

Doa Rosario telah terbukti mengalahkan musuh. Hal itu terjadi ketika pasukan katolik harus menghadapi kekuatan tentara Turki yang menyerang Eropa bagian Timur. Secara jumlah, pasukan katolik kalah dari musuh. Menyadari hal ini, Paus Pius V mengajak seluruh umat Katolik berdoa Rosario agar membantu pasukan yang bertempur. Dan mukjizat terjadi. Dengan sangat ajaib pasukan mengalahkan musuh. Para tentara yang bertempur saat itu memegang pedang di satu tangan dan Rosario di tangan yang lain.

Doa Rosario mengantar kita untuk semakin mencintai Ekaristi. Semoga semakin tekun bedoa Rosario, semakin tekun pula kita mengikuti Misa Kudus, untuk menerima Kristus melalui santapan Tubuh dan Darah-Nya.

Unsur afeksi atau rasa iman sungguh dialami saat orang berdoa Rosario sehingga bisa merasakan kedekatan dan penyertaan Tuhan. Teruslah berdoa Rosario!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here