Dampak pandemi Covid 19  tidak hanya pada kesehatan manusia tetapi meluas pada ekonomi penopang kehidupan masyarakat. Sebab untuk terhindar dari penularan virus ini, masyarakat harus mengurung diri (self isolation) dan menjaga jarak (physical distancing) dari sesama, PNS dan karyawan-karyawan kantor pun bekerja dari rumah.  

Akibatnya para pekerja harian seperti tukang ojek, juru parkir, tukang becak, PKL dan para pengamen kehilangan sumber pendapatan mereka setiap hari. Karena itu Paroki Katedral Banjarmasin bekerjasama dengan Keuskupan dan Caritas Banjarmasin tergerak untuk berbagi kasih kepada orang-orang seperti itu.

Di halaman Gereja Katedral Banjarmasin, paket bantuan dibagikan kepada tukang ojol, tukang becak, dan para pengamen.

Musafirmsf.com menghubungi lewat whatsapp Kepala Paroki Katedral Banjarmasin, Pater Cosmas B.Tukan MSF mengenai aksi solidaritas yang dilakukan Paroki Katedral ini bersama tim caritas Keuskupan Banjarmasin.

Pater Cosmas mengungkapkan ‚ÄúParoki Katedral, Keuskupan dan Caritas Banjarmasin tergerak untuk melakukan tindakan nyata untuk membantu mereka yang paling terdampak dan masih harus bekerja di luar rumah. Karena itu, kemarin (Minggu 29/3/20) di halaman Gereja Katedral kami membagi 100 buah paket yang terdiri dari beras 5kg, sabun dettol, dan masker untuk tukang becak, pengamen dan driver Ojol (gojek,greb dll). Dalam waktu satu jam, semua habis terbagi. Mereka sangat gembira menerima bantuan”.

Pater Kosmas bersama tim Caritas, OMK Katedral menyerahkan bantuan kepada BPBD Kota Banjarmasin.

“Mengapa kami melakukan itu karena dalam situasi demikian kita tidak hanya mengharapkan pemerintah, tetapi apa yang bisa kita lakukan untuk menolong sesama, mari kita lakukan! Pada hari ini juga (senin, 30/3/2020) Tim dari Keuskupan, Caritas dan OMK Katedral bergerak menuju Kantor Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin untuk memberikan sumbangan berupa 5 alat penyemprotan. Sedangkan 250 kg beras, sabun Dettol, cairan disinfectan dan paket-paket masker kami bagikan kepada masyarakat luas”, kata Vikjen Keuskupan Banjarmasin ini lagi.

Seorang OMK Katedral (Kaus hitam, pakai masker) ikut mendistribusikan bantuan Gereja kepada warga.

Ya itu semua adalah panggilan jiwa untuk melakukan aksi nyata untuk berbagi dan peduli. Setelah ini masih ada aksi lanjutan namun kami juga mengikuti perkembangan informasi wabah Covid 19 ini dengan tetap berkordinasi dengan lembaga terkait dan pemerintah setempat. Kita doakan bersama juga,  semoga Covid 19 ini cepat berlalu!” tandasnya menutup pembicaraan via Whatsapp dengan musafirmsf.com. 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here